Portal integrasi layanan Bimbingan Konseling SMKN 1 KOTA JAMBI. Berorientasi pada tindakan preventif dan pengembangan kompetensi diri siswa guna mencetak generasi tangguh di industri.
Lihat Dashboard
Implementasi arah kebijakan operasional sesuai Kurikulum Merdeka di tahun 2026.
Sesuai dengan panduan kurikulum terbaru, tanggung jawab operasional Guru BK dibagi ke dalam 4 komponen layanan utama:
| Komponen Layanan | Deskripsi dan Tanggung Jawab |
|---|---|
| Layanan Dasar | Memberikan bimbingan klasikal atau kelompok bagi seluruh siswa tanpa terkecuali. Fokusnya adalah pencegahan (preventif) dan pengembangan diri, seperti membangun motivasi belajar, regulasi emosi, dan literasi digital (mengatasi cyberbullying). |
| Layanan Responsif | Memberikan intervensi atau konseling langsung (individu/kelompok) bagi siswa yang membutuhkan bantuan segera, baik terkait masalah pribadi, sosial, maupun krisis akademik. |
| Peminatan & Perencanaan Individual | Membantu siswa memahami potensi dirinya secara objektif untuk menyusun rencana masa depan. Ini mencakup bimbingan karier, pemilihan mata pelajaran pilihan di tingkat SMA, persiapan studi lanjut, hingga dunia kerja. |
| Dukungan Sistem | Mengelola program BK, melakukan asesmen diagnostik (baik formal maupun informal) untuk memetakan kebutuhan siswa, serta berjejaring dengan ahli eksternal (seperti psikolog atau lembaga karier). |
Menjembatani transisi akademis siswa SMK menuju kesiapan profesionalitas kerja atau kewirausahaan mandiri.
Mempersiapkan mental dan keterampilan adaptasi siswa untuk memasuki Dunia Usaha/Dunia Industri (DU/DI).
Menjadi wadah solusi untuk masalah emosional, motivasi diri, serta pembentukan karakter disiplin yang kuat.
Membimbing siswa agar mampu berkomunikasi dengan baik dan menjaga etika profesional saat pelaksanaan PKL.
Memantau perkembangan belajar dan membantu siswa mengatasi hambatan dalam memahami materi kejuruan.
Program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mentransformasi ekosistem sekolah. Mengubah paradigma layanan BK dari yang dominan bersifat kuratif (menghukum) menjadi lebih preventif (pencegahan) dan pengembangan agar murid tumbuh tangguh dan bahagia.